Wayang Suket


        cerita dari film di atas menurut pandangan saya sebagai mahasiswa menceritakan tentang kesederhanaan seseorang yang hidup di pedesaan banyak orang yang mensepelekan suket namun ternyata suket itu sendiri memiliki banyak fungsi dan makna yang mendalam, banyak filosofi yang dapat saya ambil dari film Cerita dari Rerumputan ini ketika hidup di gambarkan dengan suket.

dalam film tersebut di jelaskan makna sesungguhnya dari rerumputan atau Suket, dia tumbuh dimana saja dia tidak mengenal tempat untuk hidup dimana ada oksigen ada air ada ruang dan ada sinar matahari dia selalu tumbuh disana, suket itu menjadi simbol semangatnya orang yang harus terus tumbuh dan tumbuh, walaupun banyak rintangan yang menerpa dia akan selalu tumbuh dan tumbuh lagi, simbol lain dari suket ialah hidup itu harus terus berjalan tabah dan tawakal

       tujuan dari pertunjukan Wayang Suket untuk menstimulus penonton diaman kehidupan dimulai dari kebutuhan maka munculah pengorbanan yang sering hadir di kehidupan diamana anak anak bersekolah untuk mengejar mimpi dimasa yang akan datang

     sang dalang sendiri mengambarkan filosofi yang dia buat senidiri dari suket, dia memilii keterbatasan namnun dia tidak pernah menyerah walaupun memiliki tubuh yang besar bukan berarti dia tidak bisa memerankan sebagai dalan, malah biasanya dalang dalap perwayangan hanya duduk dalam mengambarkan sebuah cerita namun dia mengaplikasikan cerita dengan sangat totalitas ada gerakan dimana dia berjoget sambil diiringin lagu gamelan pada saat menceritakan arjuna yang sedang berkelahi dengan bambang ekalaya. intinya bisa di lihat bahwa segala sesuatu yang kita lakukan itu harus totalitas dlaam mengerjakannya karna dengan totalitas dalam mengerjakan sesuatu InsyaAllah akan mendapatkan hasil yang baik.

        biacara soal artistik yang saya lihat dari film tersebut hanya mengunakan barnag barang yang sederhana baik dari subjecktif maupun objecktif.

Inspirasi yang saya dapet setelah dapat menonton film tersebut kesederhanaan untuk menjadi lebih baik walaupun hanya kesederhaaan kita harus tetap semangat.


Posted by
Unknown

More

Lorong Kesepian

             ketika petang datang dia selalu sendiri, ketika pagi menjelang dia masih tetap sendiri. terkadang ada orang yang datang namun tak lama diapun pergi. sesekali banyak orang berkumpul dengannya ketika cahaya yang terdiam di sampingnya mati. tak bisa di ungkiri banyak orang yang membenci dirinya karna lorong tak lepas dari suasana gelap dan sempit, yang membuat orang enggak berlama lama dengannya.
             tak jarang orang menghindar darinya ketika malam, tak jarang orang memperhatikannya ketia dia rusak sekalipun, namun ketika minggu datang barulah orang berbondong bondong menghampiri namnun taklama orangpun bergegas meningalkannya.


Posted by
Unknown

More

Atjeh Lon

  

             
           Hari minggu pagi, tanggal 26 Desember 2004, sebuah gempa yang berkekuatan 9,8 skala richter itu mengakibatkan kerusakan serius di 15 negara di Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika Timur. Sebagai provinsi paling barat di Indonesia Aceh tak luput dari bencana tersebut.

           Gempa tersebut mengakibatkan gelombang laut yang tinggi dan naik kedarat. Gelombang pasang air laut itu merusak sebagian besar kota Aceh dan wilayah sekitarnya. Provinsi Nangroe Aceh Darusallam dan Kepulauan Nias, Sumatera Utara adalah wilayah terparah yang diporak poranda diterjang air bah. Kerugian material yang diakibatkan bencana ini ditaksir hampir ratusan trilyun rupiah. Banyak sarana-sarana transportasi, komunikasi, dan infrastruktur lainnya hancur ditelan gelombang air pasang ini. Kota yang dulunya dipadati oleh rumah-rumah penduduk dan bangunan batu, semuanya hampir rata dengan tanah.               kejadian tersebut memberikan banyak dampak bukan hanya warga acerh tersendiri namun hampir seluruh negara di dunia. melihat dari video  ATJEH LON SAYANG membuat mata saya terbuka dimana yang selama ini hampir seluruh media menampilkan tentang kerusakan fisik Kota Banda Aceh saja, namun di film tersebut dimana di muncukan sudut pandang yang berbeda, saya lihat dari beberapa kalangan yang berbeda. yang menjadi dampak yang paling sulit tersendiri itu dampak mental yang dimiliki oleh anak anak, dimana mereka harus berusaha hidup tanpa orang orang yang mereka sayangi, ayah, ibu, kaka, ataupun adiknya. banyak sekali hikmah hidup yang bisa saya ambil dari kejadian aceh.

               coba kalian lihat gambar di samping,. apa yang pertama kali tersirat dan tersurat dari photo tersebut.  sebelum kejadian stunami lokasi tersebut adalah sebuah kota yang hampir di huni puluhan ribu orang, ratusan ribu gedung gedung, tapi sekarang? semua rata dengan tanah. lalu apa yang di lakukan warga aceh? apakah mereka hanya larut dalam kesedihan? di dalam film Atjeh lon dimana warga aceh khusunya anak anak mereka tetap menjalani hidup, dimana pada seusianya anak- anak yang harusnya memiliki dunia yang gembira , bermain namun tidak dengan anak aceh yang harus menjalani hidup  walaupun hanya sebatas ruang asrama atau pesantren .Dimana kebanyakan film lebih menyoroti tentang kesedihan dan menuntut iba dari penonton, film ini justru membuat kita sadar terhadap yang sebenarnya terjadi. disini saya lebih terbuka dalam menyikapi sebuah kejadian. banyak yang bilang stunami tersebut adalah peringatan utuk aceh atau bisa dibilang stunami aceh merupakan pembersihan karna aceh di dikenal dengan serambi mekah sudah mulai melemah hukum islam yang di tegakan disana , di tambah lagi banyaknya perpecahan antara suku dan yang lebih mudah di ingat dmna adanya gerakan revolusi disana, GAM nama yang tidak aneh Gerakan Aceh Merdeka.

Posted by
Unknown

More

Antara Benar Dan Salah

                 Sebelumnya saya melenceng dari tugas, harusnya sih saya memperhatikan teman yang berlokasi di kantin, namun karna sesuatu hal saya harus berangkat ke Unpad. disini saya akan menceritakan sekelompok polisi yang berada di perempatan buah batu yang pada pagi hari sering banyak di perempatan tersebut, karena pagi memiliki aktifitas kendaraan yang tinggi maka tidak salah bila banyak personil polisi yang mengatur alur lalu lintas disana, saya memperhatikan salah satu personil dia mengunakan helm daan memakai masker,                        
              Dilihat dari perilakunya berliau mengatur alur dari jauh yakni dari pos intinya sih memberikan komando saja. namun saya perhatikan dia seperti mencari kesalahan pengendara bermotor, kenapa saya berbicara demikian? karena dia mulai masuk di kerumunan pengendara bermotor yang sedang menunggu lampu hijau. niscaya saya pun kena! :( . yang anehnya kenapa orang orang yang menilang mengunakan masker sedangkan orang yang hanya mengatur tidak menggunakan masker apakah ini strategi ?.
              Alasanya saya memilih personile tersebut karena hanya dia yang paling menonjol dengan penampilannya ketimbang personil yang lain, ditambah lagi dia pula yang memberikan langusng komando kepada personil lain bisa dibilang dia yang memiliki wewenang di pos sektor perempatan buah batu tersebut
              Memang saya mengakui kesalahan saya. namun anehnya kenapa mobil yang berada di samping saya dia tidak mengunakan sabuk pengaman tap tidak di tindak!! padahal kondisi mobil sedan dan kaca putih jernih, otomatis terlihat! tapi nyatanya memang adanya diskriminasi dijalanan. makanya pada saaat saya di bawa ke kantor saya tegaskan dengan lantang. mana surat tilangnya pak!! barulah dia memberikan surat tilang, ya sayapun harus melakukan sidang pada tangga 15 mendatan

Posted by
Unknown

More

Sang Maestro



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgChHLVhyphenhyphenvnjG2YrZFkw_8h8KCgt7sNthea2QiIURGebMCsk0ZCGQFStwNhxTn97EwElbmobIMiXTB6dZXKVBm2_Wxl1zJZgK_295XfDJ6ulBA8vNvxg40RkDvzP7qu37gs-a3SM5_CzGk/s320/images.jpg

               
       Disini saya akan menceritakan tentang seorang maestro tari topeng di indonesia mungkin banyak yang sudah mengenal yakni Mimi Rasinah, Tari topeng itu sendiri berasal dari indramayu yang awalnya bermula dari tradisi dilingkungan Istana Kacirebonan sebagai acara kerajaan, misalnya penyambutan tamu raja. Lama-kelamaan, tari ini diminati masyarakat di luar keraton sampai menyebar ke tanah Indramayu.

                Tari istana lantas berubah fungsi menjadi tari rakyat. Sekalipun antara Keraton Cirebon dan tradisi Indramayu bertopeng sama, bentuk dan tokohnya, namun gaya dan gerak tarinya sangat berbeda.
               Bila tari Topeng Cirebon berisi gerak Tari Topeng Panji, Samba, Tumenggung, dan Kelana, pada Tari Topeng yang dikembangkan di Indramayu ini ada gerak lain, di antaranya ada Samba Merah, Samba Udeng, dan Rumyang.Tari Topeng Panji yang bersimbol bayi yang baru lahir-sehingga geraknya pun mencerminkan bayi yang baru lahir. Juga Tari Topeng Panji, dengan pemain berkostum merah dan gerak yang gemulai. Sedang Tari Topeng Samba, dimainkan penari lain dengan kostum hitam bertopeng putih, geraknya lebih lincah dan dinamis.
Tari Topeng yang dibawakan oleh Mimi Rasinah, maestro tari topeng asal Indramayu Salah satu pelestari Tari Topeng Indramayu adalah Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah. Atas kearifan Toto Amsar Suanda seni tradisi Indramayu ini pada tahun 1994 mengarungi Asia dan Eropa.
      Keunikan dari seni tari ini bukan menjadi sekadar pertunjukan, namun sebuah kesenian yang memerlukan keyakinan dan penghayatan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwH3wl4MiUcvd33W8acZAxlZAP7QlYncLX518Duf2IzJ6uybCIRz3vC63yeH1eI0dnODzjMmUqglLWN4QY0e6uZPzYuz7lyN36nFioeY9-DT-t-bPurcys_wQ-CJnYSMjr6yIM8jb9v4w/s320/0708Mimi_Rasinah.jpg
Mimi Rasinah adalah seorang Penari Topeng Indramayu  ternama. Bahkan, namanya pun sudah dimasukkan dalam kategori maestro. Perempuan berusia 80 tahun itu telah memperlihatkan dedikasi yang begitu tinggi terhadap kesenian tradisional itu. Ia bukan hanya menari dengan topeng-topeng yang selalu berganti di wajahnya. Tapi, ia juga menyebarkan inspirasi bagi orang lain untuk mencintai Tari Topeng Indramayu.
          Rasinah lahir di Desa Pekandangan, Indramayu, Jawa Barat. Kedua orangtuanya juga seniman. Karena itu, darah seni pun menucur deras di dalam nadinya. Sejak kecil ia telah diajari menari lengkap dengan aturan-aturan “mistis”nya. Bahkan, ia pun telah “diamenkan” di panggung-panggung hajatan (bebarang), untuk menegaskan suratan hidupnya yang seniman.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-Jr6hyxxxq38AU924GFz3Hmb0M3ue_WF8LboKWShuyMWEFWYGY2NVCufyUJjuVP9r3MFtfXgfZPrm1wcTqA8_vpSJSrY0bC5qzCZ5MIPfFh19mBF0KdyZQdJ-wDehOIHw2VWgYGjlp00/s320/ASD_P_JWBR_TA-PJ_0023_E8.jpg
           Masa kanak-kanak dan remaja Rasinah hanyalah tarian. Gejolak hidup Rasinah muda hanyalah panggung-panggung hajatan, lengkap dengan suara tetabuhannya. Sehingga, di luar Tari Topeng Indramayu, sungguh ia bukanlah apa-apa. Seperti pelantun lagu Gambang Kromong klasik, Masnah, ia pun cerminan “anak wayang” yang sepanjang hidupnya lebih diberikan untuk panggung dan penonton. Ia sama sekali tidak mengenal hal lain di luar dunia tersebut. Sekolah atau menikmati keceriaan seperti kaum remaja sebayanya.
          Keteguhan ibu Rasinah untuk terus konsisten di jalurnya bukan tidak dihadang masalah. Pergeseran selera masyarakat dari kesenian tradisional ke kesenian yang lebih modern membuat Rasinah – dan seniman tradisional pada umumnya – terkena imbas besar. Mereka kehilangan panggung-panggung hajatan, lahan untuk mengekspresikan kesenimanannya, dan tentu saja, nafkah!
         
 ibu Rasinah laksana setangkai suket (rumput). Suket tidak menyesali kemiskinan, kepapaan, dan kenyataan diri, yang memang berada di bawah. Ia terus bersemangat, bersungguh-sungguh, dan tabah, untuk memulai mengisi pagi. Bahkan, dengan “panggung” yang teramat sederhana, ia terus “berkesenian”. Dan, dengan suka-cita, rona hijau ditebarkan ke sekelilingnya. Ia bertahan dan memberi. Sebuah ajaran cinta terdalam, yang tidak lagi berpikir tentang keberadaan diri dan imbalan atas penebaran cinta itu sendiri.

Di usia senjanya  beliau masih rajin untuk menari hanya ingin memepertahankan budaya leluhur, banyak orang yang tekagum kagum dengan usaha beliau mempertahankan tari topeng tersebut, makna yang bisa diambil dari ibu mimi rasinah ialah, kita harus mencintai budaya kita sendiri, dan harus melestarikan budaya itu karna sesunguhnya indonesia kaya akan suku bangsa, kaya keanekaragaman budaya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj34W8-GlWQ7bDkpXju-sevRHG1G7OW209wgx1pQZw-sF16mDICiaZJJGf9fetDBpMc7rszyeKZE-t8J8UiDgP7WgBCUGEZdRjK5InhlLNgQxh_TpMG1sBxKCjJ0vvplfVHfsSFmzstWDw/s400/Maestro+Topeng+Dikebumikan.jpg
Mimi Rasinah diberitakan tutup usia di RSUD Indramayu sekitar pukul 14.00. Saat dibawa ke rumah sakit terdeteksi tekanan darahnya antara 145/65. Aerli (24), salah seorang cucunya, menuturkan, sebelum dilarikan ke rumah sakit, Rasinah tampak lemas, tetapi ia tidak mengeluh. ”Beliau hanya lima menit dirawat sebelum akhirnya pergi...” tutur Aerli dengan mata berkaca-kaca. Rasinah diduga meninggal akibat komplikasi penyakit stroke, darah rendah, kelelahan, dan usia lanjut.
Orang besar memang terkadang pergi dengan penuh isyarat. Rabu (4/8/2010) malam, bersama rombongan Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah, ia menari di Bentara Budaya Jakarta dalam acara pentas seni dan pameran ”Indramayu dari Dekat”. Acara yang dibuka oleh penyanyi dangdut asal Indramayu, Iis Dahlia, ini berlangsung 4-8 Agustus 2010. Tak seorang pun menduga, itulah tarian terakhir Rasinah.




                       




Posted by
Unknown

More

Biography


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvacag28Ktp715XJsRgWJegfqEzCS3UfsqEY1f9Di6PKiVM3s3i2j6blKSmdUxaOESmZOte0UZcTyYgG20lClviORu8UM7pgdf3GGwSU4MIowkEUPCas62URWaUOM_y2rW19hExQyqX58/s200/Snapshot_20110702_2.jpg
                 Tak kenal maka tak sayang, dari pribahasa itu sebaiknya saya memperkenalkan diri saya. Nama saya MaulanaHakim Marwoto Putra bila berbicara mengenai makna dari nama, Maulana berarti Pemimpin, Hakim berarti Bijaksana, MarwotoPutra artinya anak dari ayah saya Toto Marwoto  jadiiii!! Kalo di gabungkan saya adalah pemimpin yang bijaksana,hmm cukup bangga juga dengan nama yang di berikan kedua orang tua saya, karna bisa menjadi  semangat  untuk hidup didunia yang sulit ini, Cukup panjang juga yah bila berbicara soal arti sebuah nama.

                 Saya lahir di Majalengka tapi besar di cirebon, karna tuntuan orang tua yang membuat masa kecil saya menjadi banyak teman, karena kalo di itung itung saya hampir 3x pindah sekolah waktu SD! bayangin ajah gimana ga banyak temen tuh. saat smp pun adalah sebuah polemik, kenapa? karna ibu saya ingin saya sekolah di bandung, Tapi!! ayah saya lebih ingin kalau saya sekolah di ciamis, dan akhirnya saya sekoah di ciamis hingga sma pun disana, pada saat saaat sepeti itulah saya merasa senang karena tidak lagi harus pindah pindah sekolah. kalo pengen tau alasannya ? kalo pindah pindah sekolah otomatis kamu bakal memperkenalkan diri di kelas+ kalo harus mengingat nama-nama temen baru kamu, gimana ga pusing coba haha


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHwjjZxkWJvbuK8IW-aCTdY6rClg4V3-wgAI6kWLvfTp-re_4hgCMTuBZ5_i0gbHYN4MxClTwxV2qOQMYBUy-Wd06uLratEs-RA8je38R6lo__-Epr5xhevPwBmI_bOIWVGGp49qXpwnE/s320/250256_239882436035159_5159646_n.jpg
           masa masa yang cukup indah, pastinya masa masa sma!!! karna banyak hal yang terjadi pada masa itu dan bagi saya masa masa sma yang sulit unuk di lupakan, banyak yang bisa di bahas kalo masa sma ada cinta,cinta,cinta,dan cinta. selain cinta pastinya adalah kebersamaan itu sih "moto" saya dab teman teman di sma, karna dari kebersamaan timbulah kepedulian , dan banyak lagi dah yang pastinya ga cukup kalo di bahas di sini jadii SKIP>>>> 




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPOKMpMu0wi9b90mqISY-94avPyCBWCk7OlLBZ6ajbLD1IG8KadTL3rALoaJ0SZt_G9mM6iJmVYiCz4w1QEKnPdNqR6Yc2XsJuuS0J3KUUCbcn07e5ciZ83-zqrb9Bs4YHD12NHYBJaU8/s200/31151_135101789836926_8148878_n.jpg
Di sma saya ikut dua exkul yakni Paskibra & Bantara (pramuka), pasti ga bakalan percaya yah?? tenang, kalian adalah orang keseribu dah di sekolah yang ga percaya. saya satu -satunya orang yang badannya lumayan besar ukuran orang yang ikut paskibra dan bantara alasan kenapa saya ikut exkul itu karna satu hal,............... DIET,..,.... tapii berhubung saya orangnya labil akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari paskibra karena ada ajahlah :D sesuatu yang membuat saya gagal untuk pengibaran di jawa barat .di exkul bantara itu 50% , 30% main dan 20% belajar kenapa? sangking aktifnya saya jarang masuk sekolah karena banyaknya kegiatan yang di selengarakan oleh exkul tersebut salah satunya sebuah acara yang cakupannya Jawa-Barat dan Jawa-Tengah ,kenapa saya ceritakan kegiatan ini karena ketua pelaksananya adalah saya *Senyum haha, kegiatan tersebut menjadi kebangan tersendiri karena di adakan nya tiap 1 angkatan sekali dan nama saya telah tercatat sebagai ketupel 26 :D
               Lanjut ke bantara yang lain, selain saya pernah menjadi ketua pelaksana saya tercatat juga sebagai anggota pasukan koloni tongkat wow apa tuh? pasukan koloni tongkat itu dimana melakukan baris berbaris menggunakan tongkat jadi cukup sulit juga, saya melakukan latihan kurang lebih selama 3 bulan dan pada akhirnya akan di tampilkan di Hiking Rally CiraDyka dan di lombakan di luar sekolah, masih ga percaya juga?? kasih lagi deh buktinya


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigYmaX5BoISnpnRlH3AKRVt5T7PjUjRYzm-oaffz2J3MFdNrblMcwKxStAP2Mw2RviL8kfFPRxSq90pApTMXGTc-9xZUPMiC8UK2K46bcmrO8rThCzl4ufPXN00egEHwny02B4MZ2G8u0/s400/11268_106698672677238_6727149_n.jpg



           Oke lanjut soal perkenalan saya berumur 20 tahun tepat pada tanggal 9 februari,dan ulang tahun kmarin adalah urang tahun tersepi selama saya hidup 20 tahun karena cuman ada 3 orang yang ngucapin Ibu+Bapak+Kamu :D haha, tapi merupakan kado terbesar dalam hidup saya karena saya di kasih piaraan baru dan saya kasih nama MOMO. Bicara soal Pendidikan saat ini saya menempuh pendidikan belajar di kampus Institut Manajemen Telkom Jurusan ilmu komunikasi, buat kalian yang belum tau kampus IMTelkom, kampus tersebut bertempat di buah batu dayeuhkolot , kenapa saya masuk jurusan ilmu komunikasi awalnya sih saya paling anti sama yang namanya matematika dan ternyata alangkah kagetnya kalau di ImTelkom ilmu komunikasi itu ada manajemennya , okee saya coba buat menyesuaikan dan alhamdulilah bisa, tapiiiii ternyata di semester 3 ada yang namanya makul  NERAKA!!! Ohh apa itu? Yuup STATISTIKA SOSIAL #Duarrrrrr hahhaa gila banget sama makul itu dan ternyata 99,9% mahasiwa sama-sama tidak menyukai itu, di ilmu komunikasi saya mengambil konsentrasi BROADCAST!! Ada yang tau apa itu Broadcast?? Oke saya jelasin secara singkat apa itu broadcast, broadcast itu adalah dunia dimana tempat berkumpulnya para orang orang yang nantinya bekrja di dunia perTelevisian dll.

Saya berasal dari salah satu kota kecil di jawa barat, kabupaten ciamis kira kira 90 KM ke arah jawa tengah, mungkin  tidak banyak orang tau tentang ciamis, orang lebih mengenal Pangandaran yang terkenal dengan pantainya ketimbang ciamisnya, ciamis merupakan salah kabupaten yang memiliki 22 kecamatan, cukup luas juga tapi tidak banyak di kenal yah, mungkin karna kurangnya sosialisasi dari pemerintah dan masyarakatnya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgehxZQoQ87RQNgG0S5q65zgt2MVCeSmHhGXvc3uRxz-snAItVQ32VX8WUWQt2hkM9C9dgca0h0Nr4kM4Vrdz_Kbx78lRVumXS_W1K0mAKBKzcDGrn0gHoiB6G-BALrzX01WOLOsnlEpPY/s200/IMG_3883.jpg
                          Kalau ngomongin soal hoby, saya suka sama yang namanya browsing, GO (Game Online), Photography, dan banyak lagi dah, tapi yang paling awet kalo udah di kasih coneksi internet, beuh ga ngobat pasti bisa berjam jam diem di depan komputer
 Mungkin hal terakhir yang bakal di bahas di sesi terakhir adalah suatu hal yang bakal di bahas oleh hampir semua  anak muda, adalah soal cinta,   beuh dalem banget ini, ngomongin soal cinta saya akan selalu ingat tentang kata kata dari seorang kake kake, nak kalau cinta itu butuh pengorbanan dan kalau kamu sulit untuk mendapatkan cintamu maka kamu pun akan sulit untuk melepas cintamu,. "TAMAT" 



                        

Posted by
Unknown

More
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / Goresan Hidupku

Template by : Urangkurai / powered by :blogger